Senin, 22 November 2010

Pengelola Pompa Bensin Raha, tidak melayani pembeli berjerigen

Sejak Hari Sabtu kemarin tanggal 19 Nopember 2010, penjualan eceran bensin di pedagang-pedagang di tepi-tepi jalan yang memenuhi beberapa ruas jalan di kota Raha Kab, Muna Sulawesi Tenggara kelihatan lebih banyak memampang botol kosong di etalasenya tidak seperti biasanya setiap botol terisi bensin yang siap jual.

Ketika Sabtu tanggal 19 November 2010 tersebut, saya menghampiri salah seorang penjual bensin botol yang kebetulan saya lihat masih beberapa botol lagi yang berisi, tapi permukaan bensin dalam botol sudah tidak lagi setinggi pada hari-hari sebelumnya. Sambil mematikan mesin motorku, sempat saya berujar, "Kok, isinya berkurang?" Dengan santai penjual menjawab, "Pak, mohon maaf... Kami hari ini tidak dilayani beli bensin di pompa bensin. Yang saya jual ini sisa pembelian kami beberapa hari lalu." Hanya kendaraan Motor dan mobil yang mereka layani." Demikianlah keadaan penjual bensin eceran di Kota Raha, Kab. Muna, yang ternyata berlanjut hingga hari ini Senin 22 November 2010. Saat tulisan ini dimuat, saya belum sempat mengkonfirmasi kepada pihak petugas pompa bensin, sampai kapan pelayanan terhadap pembelian bensin bagi para pengecer akan dibuka kembali.

Pihak pengelola pompa bensin menurut kami belum saatnya menutup pelayanan pada para pedagang eceran, mengingat pompa bensin yang tersedia di Kabupaten Muna hanya 2 buah, yaitu di Kota Raha sendiri, dan yang satunya terletak di Wakuru (dekat Sumpuo). Sangat disayangkan jika ini berlanjut dalam waktu yang lama, karena akan berdampak pada masyarakat. Betapa tidak, kalau penjual eceran kurang, maka otomatis harga bensin perbotolnya akan naik, kalaupun tidak naik (harga tetap) pasti akan dikurangi isi botolnya.

Cukup dilematis bagi pegawai kantoran. Jelas saja dengan berkurangnya bensin di luar pompa bensin, hal ini sama saja dipaksa untuk mengisi bahan bakar kendaraannya di pompa bensin, sementara pompa bensin di Kota Raha cuma sebuah. Dapat dibayangkan, antrian panjang akan terjadi. Di satu sisi para pegawai kantoran dituntut harus bekerja maksimal terutama pada sektor pelayanan publik, di sisi lain harus antri berjam-jam untuk mengisi bahan bakar motor (kendaraan)nya.

Sebaiknya Pihak pengelola pompa bensin jangan dulu memberlakukan penutupan layanan terhadap para pedagang bensin botol, sebelum tempat pengisian (pompa bensin) dibangun lebih banyak ketimbang jumlah pompa bensin yang tersedia saat ini.

Pengelola Pompa Bensin Raha, tidak melayani pembeli berjerigen Rating: 4.5 Diposkan Oleh: maya-ku