Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ridwan Bae - Haerul Saleh, menolak mengikuti debat kandidat. Keduanya sempat berdiri sejenak di podium dan kemudian meninggalkan ruangan.
Mereka melakukan ini karena meragukan keabsahan tahapan Pemilu Kada Sultra. Di mana KPU Pusat telah memecat lima orang komisioner KPUD Sultra.
Akhirnya debat kandidat cagub hanya diikuti pasangan Nur Alam dan Saleh Lasata, serta pasangan Buhari Mata dan Amirul Tamin.
Sebelumnya para pendukung Ridwan Bae bersitegang dengan aparat keamanan karena memaksa masuk ke ruang debat kandidat.
Situasi memanas lantaran aparat keamanan tetap menolak mengizinkan mereka masuk.
Menurut Ridwan "Apa gunanya Korwil KPU pusat mengambil alih tahapan pilgub Sultra, jika tidak ada perbaikan dalam tahapan pilgub yang dilakukan oleh KPU Sultra. Ingat ya, lima komisioner KPU Sultra dipecat karena DKPP menilai KPU Sultra telah melakukan kesalahan kesalahan dalam tahapan pilgub yang cacat hukum. Kalau cuma melanjutkan tahapan tanpa ada perbaikan kesalahan, ngapain Ardin cs dipecat, sama saja, Lebih baik mereka saja yang melanjutkan pilgub Sultra," ujar cagub bernomer urut 3 dari Partai Golkar Sultra ini dalam konpresnya pada sejumlah media di Kendari Rabu (31/10).
Ridwan memilih untuk keluar karena ia tidak yakin bahwa apa yang telah ditetapkan komisioner KPU Sultra sebelumnya yang telah dipecat oleh DKPP merupakan keputusan yang sah. Bahkan sebelum meninggalkan ruangan, Ridwan beberapa kali bertanya kepada Komisioner KPU Pusat, Arif Budiman.
"Saya hanya ingin ketegasan dari bapak, apakah putusan komisioner sebelumnya yang telah memutuskan tiga calon dan ditetapkan dua komisioner ini sah atau tidak, jika tidak dapat memberikan kepastian untuk apa kami mengikuti debat hari ini," katanya.
"Saya tidak ingin melakukan hal yang sia-sia, KPU pusat juga tidak dapat memberikan ketegasan, saya tidak ingin menjalankan sesuatu yang salah, padahal yang kami butuhkan hari ini sah atau tidak ini, saya tidak ingin pilkada yang kita jalankan hari ini berakhir di MK,Tandas Ridwan.
Ditempat terpisah meskipun belum mendapat kejelasan dari KPU Pusat atau MK, apakah pasangan calon Ali Mazi-Bisman Saranani dapat ikut pada pemilihan gubernur dan wakil gubenur Sulawesi Tenggara, tanggal 4 Novemebr 2012 atau tidak, namun sepertinya Ali Mazi sudah siap mengarahkan dukungannya pada pasangan nomor urut 3 yaitu Ir Ridwan,bae-Haerul saleh, SH (ARBae)."Ali Mazi titip pesan ,bahwa antara dirinya dan Ridwan Bae adalah saudara. Hari ini kami berbeda pemikiran, tetapi besok kami sudah berpelukan kembali.
Ali Mazi menghimbau, agar seluruh pendukung, simpatisan dan keluarga besar Ali Mazi, mendukung pasangan ARBae pada tanggal 4 November 2012 nanti," hal diterangkan oleh kerabat dekat Ali Mazi"La Ode Ardin kepada wartawan di Kendari, Rabu (31/10/2012).
