Menyusul aksi yang dilakukan Gerakan honorer 991 beberapa hari lalu yang hampir melakukan pembakaran terhadap kantor BKD kabupaten Muna "baca di sini Plang Kantor BKD dibakar dan Papan Nama BKD dirobohkan", hari ini (20/12) massa yang tergabung dalam Gerakan honorer 991 kembali mengadakan aksi damai di Kantor DPRD kabupaten Muna. Tuntutan mereka masih seputar kejelasan mengenai database honorer 991 yang menjadi topik orasi yang dilantunkan Yayat sebagai koordinator lapangan aksi damai. Mereka meminta penjelasan kepada Pemerintah Daerah Muna mengenai keberadaan database honorer 991. Secara tegas dan dengan suara lantang, di hadapan DPR Yayat menyampaikan bahwa "jangan sampai data yang masuk namanya dalam data honorer 991 akan hilang dan digantikan dengan nama-nama yang baru oleh tim-tim yang akan memverifikasi ulang data honorer 991 tersebut. Di Kantor DPRD Muna, para anggota aksi damai ditemui oleh Ketua Komisi C, dan beberapa anggota Komisi A.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Muna La Ode Koso menyatakan bahwa Anggota DPR Kab. Muna sebatas memfasilitasi kepentingan-kepentingan masyarakat termasuk database honorer 991 dan kami juga tidak punya hak untuk menentukan berhasil-tidaknya database yang diperjuangkan hari ini.
Sementara itu Fatahila salah satu Anggota Komisi A DPRD Kab. Muna mengatakan bahwa persoalan database honorer 991 ini akan dibawa ke rapat komisi dan akan mengundang Bupati Muna dan jajarannya dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Muna untuk memberikan penjelasan sehingga anggota aksi damai dapat mendengarkan langsung penjelasan terkait masalah database honorer 991. DPRD Kabupaten Muna bersedia menggelar rapat paripurna untuk membahas persoalan itu yang rencananya akan diadakan di Kantor DPRD Kabupaten Muna pada tanggal 23/12 mendatang. Pada kesempatan itu akan diundang Pemerintah Daerah Kabupaten Muna.
Menambahkan pernyataan yang disampaikan oleh Fatahila, Taufan Besi memberikan apresiasi positif kepada para honorer 991 yang tergabung dalam aksi damai hari ini. Taufan menganggap bahwa yang dilakukan oleh honorer 991 hari ini adalah perjuangan mulia. " Inilah perjuangan..... Bisa dibayangkan ... kalau kemudian saudara-saudara..... yang diperjuangkan hari ini ternyata berhasil, berapa banyak orang yang akan disejahterahkan karena hasil dari perjuangan itu", tambahnya. Oleh karena itu Taufan Besi atas nama pribadi sangat apresiatif dan memberikan dukungan moral.
Massa kemudian membubarkan diri secara teratur, sambil menunggu tanggal 23/12 sebagaimana yang dijanjikan oleh DPRD Kabupaten Muna.
RM(myku)