Kendati Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambut baik niat salah seorang kadernya, La Pili yang juga anggota DPRD Sultra, untuk maju bertarung pada Pilkada Muna tahun 2010, namun partai tersebut belum mengkomunikasikan dengan partai lain untuk berkoalisi.
Humas DPW PKS Sultra Suharman di Kendari Minggu mengatakan, PKS harus menjalin koalisi dengan parpol lain untuk bisa mengajukan calon bupati/wakil bupati pada Pilkada Muna tahun depan.
"PKS hanya memiliki dua kursi di DPRD Muna, sehingga harus menggalang koalisi dengan parpol lain untuk bisa mengajukan kader PKS sebagai calon, sebab syarat parpol pengusung calon minimal mengantongi 15 persen suara," ujarnya, seraya menyebutkan PKS hanya memiliki 6,6 persen suara.
Menurut Suharman, PKS setidaknya harus memiliki empat kursi koalisi untuk bisa mengajukan calon bupati/wakil bupati atau jika partai koalisinya tidak memiliki kursi, maka akumulasi suara hasil koalisinya harus mencapai 15 persen dari total suara.
Mengenai parpol mana saja yang akan diajak untuk berkoalisi, Suharman mengatakan, PKS Sultra belum melakukan komunikasi secara kelembagaan, kecuali komunikasi politik tengah dilakukan secara personal oleh bakal calon bupati Muna, La Pili.
"PKS Sultra akan menyerahkannya kepada DPP PKS karena semua tergantung keputusan DPP. Pada dasarnya kita mendukung jika ada kader yang mau maju bertarung pada Pilkada, tapi semua itu melalui proses yang berlaku di internal PKS," ujarnya.
Selain La Pili, sejumlah tokoh masyarakat Muna juga telah menyatakan akan maju dalam Pilkada Muna pada Agustus 2010, yaitu Sekda Kabupaten Muna La Ode Kilo, Kepala Dinas Kesehatan Muna LM Baharuddin, Sekda Kabupaten Buton, LM Jafir Poto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram La Ode Gawu, mantan Kadisperindag Sultra, Malik Ditu, Kadisperindag Sultra La Ode Halifa, dan salah seorang tokoh pemuda LM Rajiun Tumada.
Figur-figur tersebuti akan bertarung untuk menggantikan Bupati Muna, Ridwan yang telah menjabat selama dua periode.
Senin, 28 September 2009
PKS BELUM KOMUNIKASIKAN KOALISI PILKADA MUNA
Related Articles :
Pejabat Ditolong BencanaINDONESIA masih menyandang negara dengan tingkat korupsi tinggi di dunia. Dalam daftar Corruption Perception Index (CPI) atau Indeks P ...
Waspada Politik Uang Pilcaleg Muna Tahun 2014, ada gelaran pesta yang cukup wah di Indonesia. Karena akan ada pilcaleg dan pilpres. Harapan saya dengan segala permasala ...
Wa Ode Nurhayati: Tangkap Staf Golkar Begitu menyandang status tersangka kasus pemberian hadiah pembahasan Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPID) APBN 2011 di Aceh ...
Pemkab Muna Digugat Rp 2,9 Miliar Raha, KP 28 September 2009: Dua kasus sengketa lahan membawa Pemkab Muna berseteru dengan rakyatnya. Jika kalah, maka pemerintah h ...
Para Cagub Tebar Pesona Akhir tahun 2011 ini ternyata menjadi ajang tebar pesona mereka-mereka yang mengiginkan jabatan-jabatan public, seperti kepala daera ...