Selasa (15/03) sebagian besar warga masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke merasa sangat kuatir dengan menyebarnya Pesan singkat yang berisi tentang PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Fukushima Jepang meledak pada jam 04.30 AM hari ini. Dalam pesan singkat yang beredar itu juga disebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang terancam dampak radioaktif akibat ledakan tersebut. Radioaktif itu akan sampai di Indonesia melalui perantaran hujan. Oleh karena itu pesan singkat itu dilanjutkan dengan "Jika besok akan keluar rumah, pastikan tidak dalam keadaan hujan. Jika terpaksa keluar rumah pada saat ada hujan, maka gunakanlah baju pelindung hujan".
Cukup meresahkan, namun Kemenkominfo menyerukan agar masyarakat Indonesia tidak perlu resah. Sebagaimana dilansir dalam salah satu media Nasional hari ini sekitar pukul 13.13 WIB, Kemenkominfo melalui Kepala Pusat Informasi Gatot S. Dewa Broto menegaskan bahwa isu tersebut sudah meresahkan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak cemas karena BATAN (Badan Atom Nasional) sudah melakukan antisipasi.
Gatot menambahkan, "BATAN telah menginformasikan bahwa radiasi yang keluar dari dua reaktor tersebut berkonsentrasi rendah dan paling jauh terdistribusi pada radius 20 km dari reaktor nuklir tersebut, sehingga zat radioaktif tidak akan terbawa curah hujan sampai wilayah Indonesia."
Untuk itu Gatot menghimbau kepada masyarakat untuk tidak turut membroadcast (me-reply:red) pesan/SMS tersebut ataupun melalui jejaring sosial.