Dalam kegelapan akibat Listrik padam sejak hari minggu (26/12) kemarin sampai pagi tadi (27/12), dua rumah hangus terbakar. Kejadian yang mengerikan itu terjadi sekitar pukul 04.30 pagi, menimpa rumah yang terletak bersebelahan dengan kantor Camat Lasalepa Kabupaten Muna Propinsi Sulawesi Tenggara. Rumah tersebut di kenal sebagai rumah La Kambage dan Rumah La Hala (Almarhum).Berawal ketika di pagi buta Wa Iwe (Istri La Kambage) menyiapkan botol bensin dagangannya untuk dijual pagi harinya (hari ini Senin,27/12). Perempuan yang berprofesi sebagai pedagang bensin eceran itu, memindahkan bensin dari jerigen ke dalam botol-botolnya. Dalam keadan tidak ada penerangan listrik, maka Wa Iwe terpaksa menggunakan lampu botol untuk sekedar meneranginya dalam melakukan pekerjaannya.
Belum sampai setengah pekerjaannya itu, sepertinya lampu penerangan yang dipakainnya mulai redup pertanda bahwa lampu botol itu kekurangan minyak. Dengan segera Wa Iwe berusaha menambah minyak tanah pada lampu tersebut. Sayangnya... botol yang disangka Wa Iwe adalah minyak tanah, ternyata bensin. Maka berarti beinsinlah yang dimasukan ke dalam lampu itu.
Dari lampu itu awal mula titik api membesar, menyambar jerigen bensin yang berada tidak jauh dari lampu itu, dan akhirnya bertambah besar apinya hingga menghabiskan seluruh rumah dan isinya.
Kejadian ini diperparah dengan BTS telkomsel yang tidak berfungsi, menyebabkan seluruh Handphone di Desa Labone Kecamatan Lasalepa tidak mendapat signal. Keseluruhan HP (Handphone) masyarakat Desa Labone tidak dapat digunakan untuk menghubungi Pemadan Kebakaran. Akhirnya sebagian besar masyarakat bekerja sama membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, termasuk memberdayakan 1 unit mesin pompa air. Namun Api tidak dapat dijinakkan.
Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian yang menimpa ke dua rumah ini diperkirakan sekita 65 Juta.
Api kemudian mengecil setelah kedua rumah tersebut rata tanah, dan sampai tadi pagi ketika kontributor kami berada di lokasi kebakaran sekitar pukul 07.58 WITA, melihat api masih menghabiskan puing-puing rumah tersebut.